Tuesday, August 21, 2012

Blue Print

Coba kamu tunjuk sebuah kota sebermula kamu ada.
Dimana hujan selalu menjadi latar-belakang khusus seperti sebuah icon yang telah melekat rapat dan memaksamu menghadirkan berbagai kenangan.
Ketika semua ide mengenai hidup telah lama ada, tentram bersemayam di setiap jalan kota.
Atau ketika mimpi pun ikut berbaris bersama dan bergerak menjadikannya satu sejarah.
Dan kemudian menggantung menjadi cerita.
Cerita antara kamu,hujan, dan sudut jalan 
Sudahkah kamu hitung langkah yang terpacak seperti membuat skenario perjalanan.
Yang berawal lewat kota ini ketika hujan pula menyamarkan pandanganm.
Lewat cerita masa kecil yang sudah tertera jelas bahkan selalu ada di dinding gang atau pohon-pohon yang ikut andil bersama pertumbuhanmu
Lewat senja yang mengikuti perlahan di masa remajamu.
Atau lewat pelangi yang mewarnai sejumput ingatan-ingatan masa silam,
Tentang rumah
Tentang keluarga
Coba saja kamu hitung,
Setiap langkah atau jarak
pasti kamu akan selalu kembali, dan kembali lagi
Untuk menggenapkan harapan,agar impianmu tuntas hingga kamu bisa menggantungnya diatas langit atau menara tertinggi di kota ini.
Coba kamu tunjuk dengan jarimu
Di jalan manakah dari setiap jengkal sudut kota yang telah mencetak jejak patah hatimu? Ketika gerimis menjadi seperti biola yang membawa lagu sendu.
Seberapa jauhkah kamu telah sampai ditujuanmu, untuk menuntaskan rindu?
Sebuah rindu yang menggebu hingga kamu harus keluar rumah untuk mencicipi embun yang selalu kamu cari dibalik derasnya hujan
Mungkin pada saatnya nanti kita akan membiarkan diri kita singgah ke berbagai tempat untuk menandai dan memastikan mimpi kita tetap berada disana .
Namun akhirnya selalu membawa kita kearah jalan pulang.
Bersama pembicaraan diam-diam antara matahari,pelangi,hujan, pepohonan dan dinginnya gunung yang sudah ikut serta hadir dan hidup nyata bersama kamu,aku,juga mereka
Sebuah simphoni alam yang tergabung bersama dalam satu paket kota ini.
Kota Bogor
Ya.
Sebuah kota,dimana ada kita dan mimpi kita di dalamnya.
Dan kesemuanya itu hanya akan tercatat di kota ini saja.
Karena hanya akan ada kita, dan birunya udara.

No comments:

Post a Comment

Lembayung Laut Biru

                                                          Ada nama yang tidak sekadar dipanggil -- ia diseru. Dipanggil bukan hanya oleh sua...