Tuesday, August 21, 2012

Terkadang kita selalu ketakutan akan badai dan hujan
Berlomba-lomba dan berlari-lari berlindung agar tidak kecipratan.
atau ikut tersambar air hujan.
Sebenarnya,
Akan ada waktu dimana badai dan hujan akhirnya benar-benar mereda,
Mengganti alam yang semula menakutkan.
Mengganti udara yang semula membekukan
Bahkan ketika badai,angin dan hujan enggan meninggalkan kita.
Akan selalu ada tempat untuk kita sekedar berteduh.
Melekatkan diri dibawah selimut tebal yang hangat.
Atau berdiri ditepian dengan payung ditangan kanan atau tangan kiri kita.
Dan setelah itu semua..

Pelangi itu ada,
Sebagai pertanda bahwa kita benar-benar sudah melewati hujan dan angin kencang.
Sebagai manifesti diri kita yang sudah sabar menunggu dan melakukan sesuatu agar keluar dari badai itu.
Seperti mengingatkan kita tentang perjalanan hidup dan menjadi bagian yang mendewasakan.
Seperti bercerita mengenai sebuah harapan dan mimpi yang tidak boleh mati.
Dan jika diizinkan,maka kita bisa menghidupkan harapan lagi meski berjalan dalam genangan hujan.
Meskipun kita harus dipeluk hujan terus-terusan
Dan kita kedinginan.
Kita akan saling menemukan untuk beradu dalam hangat serta harapan yang terus hidup.
Terus melewati badai dari sudut ke sudut.
karena akan tersela doa kecil yang mengiringi kemanapun kita ada.
Seperti senja yang akan ada bersama menemani langit jingga

No comments:

Post a Comment

Lembayung Laut Biru

                                                          Ada nama yang tidak sekadar dipanggil -- ia diseru. Dipanggil bukan hanya oleh sua...