Tuesday, August 7, 2012

Tentang Perjalanan

Satu persatu aku mulai menyusun kembali langkah yang jejaknya sudah hilang terkena genangan hujan.
Berjalan langkah demi langkah untuk menuju satu tujuan,yang entah dimana pada akhirnya akan sampai.
Mungkin sampai ke halte bis,
Mungkin sampai ke pasar.
atau sampai ke tempat asing yang sebelumnya sengaja aku gantungkan sebagai peristirahatan terakhir.
Disela-sela perjalanan, aku suka mengingat bermacam-macam hal dalam ingatan yang sederhana.
Memutar ulang adegan sentimentil yang menyesakan.
Ada potongan adegan dimana terjadi banyak pertemuan juga perpisahan yang tergambar disetiap sudut jalan.
Disela-sela hitungan perjalanan kadang aku bertanya-tanya
apakah harus terus berjalan, hingga semua ikut tertinggal dibelakang
ataukah aku malah harus mundur kembali dan mengkaitkan semua kenangan serta masa depan.
Aku ragu..
Karena aku ingin jadikan hari entah itu pagi,siang,sore atau malam untuk tinggalkan pikiran-pikiran yang aus,
Nasihat yang berkarat,
dan kata-kata klise yang memburamkan inci perjalanan
Di sela perjalanan..
Selalu ada pemandangan dengan beragam gambar yang menjadi latarbelakang kehidupan.
ada pemandangan tidak bersahabat.
ada percakapan antara dua orang tanpa suara dengan raut wajah yang merasakan hati tidak lagi hangat.
Ada banyak pilihan-pilihan yang kadang terlewatkan.
maka kali ini aku akan lebih serius untuk terus berjalan,tanpa takut langkah harus terhenti tiba-tiba
Seperti disetiap pagi yang menarik hati ketika bukan cuma sebuah kemarin yang kembali diulang
Seperti hidup yang akan sangat menarik hati ketika tidak cuma diisi omongan lama yang terus diulang.
Seperti mengurai lagi ingatan yang cuma disimpan oleh sesuatu yang hanya ingin kita ingat
Seperti menyimpan banyak hal yang cuma ingin kita simpan dengan hal yang indah-indah,tanpa perlu ragu atau ketakutan oleh kenangan yang sepaket dengan rasa sakitnya.
Kali ini,
aku terus jalan.
1
2
3
dan seterusnya
mungkin nanti akan ada hal yang membuat aku berhenti ditengah-tengah
tapi akan aku pastikan bahwa selalu ada hal lain yang bisa aku teruskan untuk kembali melangkah kedepan.
1
2
3
Akan aku hitung lagi dari sudut  ke sudut

satu persatu
Dimana terletak sebuah tempat dengan harapan yang meninggi tergantung disalah satu ujung bangunan tertinggi
Menunggu untuk aku sampai kepadanya
pada akhirnya nanti







---- Photo ilustrasi oleh kakak senior saya Ka' Octo..Terimakasih sudah menginspirasi untuk akhirnya bisa saya post tulisan ini ------


No comments:

Post a Comment

Lembayung Laut Biru

                                                          Ada nama yang tidak sekadar dipanggil -- ia diseru. Dipanggil bukan hanya oleh sua...